Posted on

Mereka “Bertarung” Di Tasikmalaya

Apa jadinya jika para lady rocker berkumpul pada satu kesempatan untuk kemudian tampil dalam suatu event? Itulah yang terjadi pada tahun 1987 silam, suatu moment yang mungkin kita harapkan bakal kembali terulang saat ini. Tak kurang dari 11 lady rocker hadir pada acara tersebut, 5 orang diantaranya sudah “memiliki nama besar” untuk saat itu, dan laennya merupakan pendatang baru. Ingat, ini untuk ukuran tahun 1987, untuk ukuran sekarang tentu mereka semua telah kita kenal dan memiliki penggemar masing-masing.

Kemudian kenalkah anda siapa-siapa saja yang ada pada foto yang saya ambil dari majalah Vista edisi Agustus 1987 di atas? Ya, merekalah sebagian para lady rocker yang hadir tersebut. Sesuai nama yang tertulis pada foto tersebut, ada Nicky Astria, Lady Avisha, & Cut Irna. Sisanya yang saya tau, ada Nike Ardilla (saat itu masih menggunakan nama Nike Astrina), Mel Shandy (saat itu juga masih menggunakan nama Sandy Melinda), serta Rossa. Rossa yang saat ini kita kenal sebagai penyanyi pop “spesialis” lagu-lagu mellow, saat itu malah disebut sebagai rocker cilik berbakat. Tak heran jika sekitar 2 tahun kemudian Rossa cilik mengeluarkan album berirama pop rock yang dibantu oleh para musisi-musisi rock antara lain Arthur Kaunang (baca juga: wawancara dengan Arthur Kaunang), Areng Widodo, James F. Sundah, Franky Sahilatua, dll. Sedangkan para lady rocker laennya masih konsisten di jalur rock, bahkan Mel Shandy & Nicky Astria baru saja meluncurkan album baru di tahun 2012 ini.

Berikut ini kutipan dari majalah Vista tersebut, sisanya bisa anda baca dengan mengklik link gambar yang tersedia.

LADY ROCKERS Indonesia bermunculan bagai jamur. Jumlahnya mulai ratusan dan Festival lady rock berlangsung di mana-mana. Keberhasiian NICKY ASTRIA sebagai lady rocker nomor wahid Indonesia, membuat banyak yang ingin seperti Nicky. Pamor Nicky yang tidak saja sukses di atas pentas, tetapi juga gemilang di rekaman, membuat produser rekaman mau menerima kehadiran musik rock di Indonesia. LIGHT MUSIC & ART dari Tasikmalaya yang dimotori oleh AIP sebagai Ketua Panitia, berhasil mengumpulkan tidak kurang dari 11 lady rocker Indonesia dalam satu pentas. 5 di antaranya termasuk sudah punya nama besar di pentas, seperti NICKY ASTRIA — ATIEK CB — CUT IRNA — ITA PURNAMASARI, dan LADY AVISHA. Sementara “para penantang” hadir untuk menyusul sukses kakak-kakaknya, NIKE ASTRINA — SANDY MELINDA — EVIE SOPHA – IVOM MULANSARI dan rocker cilik berbakat, ROSA dari kota tahu Sumedang. Gedung Dadaha nyaris jebol oleh penonton yang mencapai jumlah 4.000 lebih untuk gedung berkapasitas maksimum 3.600 itu sementara ratusan penanton di luar tak tertampung dan pagelaran ini membuat sejarah sendiri bagi kota resik.

Majalah : Vista
Edisi : Nomor 17 Th XVIII / 10 Agustus 1987

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s